Asyik Terima Telepon di Pinggir Rel, Sopir Truk Tewas Disambar KA Penataran

Asyik Terima Telepon di Pinggir Rel, Sopir Truk Tewas Disambar KA Penataran
Korban Purwanto sebelum dievakuasi. (foto :wartabromo)

Omahnews – Porwanto, seorang sopir truk, tewas ditabrak kereta api di Desa Beji, Kecamatan Beji, Sabtu (24/4/2021) pagi. Diduga, korban tengah asyik menelpon di tepi rel, saat kereta api melintas.

Korban diketahui merupakan warga Desa kebonagung RT 19, RW 4, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Ia tewas di tempat, saat kereta api penataran menabraknya.

Dari keterangan saksi, korban yang bekerja sebagai sopir truk diketahui tengah beristirahat di sebuah warung dekat perlintasan rel KA setelah selesai mengirim barang. Belum sempat meminum kopi yang dipesannya, korban menerima panggilan telepon dari seseorang.

Korban beranjak berdiri dan kemudian pindah duduk di rel KA belakang warung. Saat menelepon, dari arah barat menuju timur melintas KA Penataran. Korban yang tidak sadar datangnya KA kemudian tersambar.
“Korban meninggal di TKP setelah disambar Kereta Api Penataran Surabaya-Tulungagung,” jelas Kompol Akhmad,

Menurut Kompol Akhmad, mulanya, korban tengah istirahat di warung tepi rel, usai mengirim kardus ke pabrik. Belum sempat meminum kopi yang dipesan, ia menerima telpon.
“Ia kemudian mengangkat telepon dan duduk di bantalan rel kereta menghadap ke jalan raya (utara),” jelas Kompol Akhmad, Kapolsek Beji, Polres Pasuruan.

Sementara dari arah barat, melaju Kereta Api Penataran, sekitar pukul 09.00. Saat itu, menurut keterangan yang didapat polisi dari penjaga warung, masinis sudah menyalakan klakson beberapa kali.
“Tapi korban tidak dengar, akhirnya korban ditabrak kereta, sehingga korban tewas di tempat,” ucapnya.

Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Namun, tubuh korban masih utuh.
“Korban sudah dibawa ke RS Pusdik Brimob Watukosek untuk mendapat penanganan,” tandasnya. (WB)