Awas! Bahaya Kanker Otak Bisa Menurunkan Kecerdasan, Ini Faktanya

Awas! Bahaya Kanker Otak Bisa Menurunkan Kecerdasan, Ini Faktanya
ilustrasi bahaya kanker otak

Omahnews – Tidak hanya menurunkan kualitas hidup, bahaya kanker otak juga disebut bisa menurunkan kecerdasan penderitanya.

Kanker otak terjadi saat terdapat pertumbuhan sel abnormal di organ otak. Sel dapat tumbuh dengan cepat hingga menyebar ke area tubuh lain (metastasis).

Tidak hanya mematikan, penyakit ini nantinya juga bisa menurunkan kualitas hidup dengan menimbulkan gangguan pada kepribadian, perilaku, dan ingatan seseorang.
Bahkan, bahaya kanker otak disebut-sebut juga bisa berpengaruh pada kecerdasan seseorang!

Faktanya, penyakit kanker otak memang dapat menjadi penyebab kecerdasan menurun. Hal yang sama juga dikatakan oleh dr. Reza Fahlevi.
Dia mengatakan, “Memang betul kanker otak menurunkan kecerdasan penderita. Hal ini karena sel kanker bisa merusak sel-sel otak normal sehingga bisa menurunkan fungsi otak, memori, serta kecerdasan penderita.”

Gangguan kognitif, yang sering ditemukan pada kanker otak dapat disebabkan oleh tumor itu sendiri atau efek pengobatan, misalnya radioterapi.

Dikutip dari Science Daily, penurunan fungsi kognitif akibat radioterapi dapat terjadi selama beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Kondisi tersebut mungkin disebabkan oleh cedera vaskular, radionecrosis lokal, dan atrofi serebral.

Dalam sumber yang sama dikatakan, lebih dari separuh pasien yang menjalani terapi radiasi untuk kanker otak mengalami penurunan kognitif yang tidak dapat diubah. Efek samping ini bahkan disebut bisa sangat merusak bagi pasien berusia muda.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa anak-anak kecil mungkin mengalami penurunan IQ sebanyak 8-12 poin beberapa tahun pasca-radiasi. Anak-anak ini mungkin juga menunjukkan perubahan perilaku yang mencolok.
“Jika Anda berbincang dengan mereka, anak-anak ini tampaknya berbicara dengan normal,” kata Gupta, Kepala Bedah Saraf Anak di Rumah Sakit Anak UCSF Benioff.

“Namun sebenarnya, mereka akan memiliki kesulitan mendasar terkait pemecahan masalah, ingatan jangka panjang, dan fungsi eksekutif. Beberapa juga menunjukkan kelainan perilaku, seperti impulsif dan cenderung bertemperamen buruk,” kata penulis senior studi baru tersebut.

Mencegah Penurunan Kecerdasan Akibat Kanker Otak
Menurut dr. Reza Fahlevi, cara paling tepat untuk meminimalkan risiko penurunan kecerdasan akibat kanker otak adalah melakukan deteksi dini dan penanganan secara segera.
Anda bisa mendeteksi dini dengan mengetahui gejala-gejala kanker otak, misalnya:

Sakit kepala secara berlebihan setiap hari
Sering kejang tanpa alasan yang jelas
Muncul perubahan suasana hati
Berat badan turun drastis
Mudah merasa lelah
Kesemutan dan mati rasa
Sering mual dan muntah

Perlu diingat, gejala kanker otak dapat berbeda dan bervariasi, bergantung pada letak sel kanker, ukuran tumor, serta tingkat perkembangan dan keparahan tumor.

Jika Anda merasakan sekaligus gejala di atas, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter.
Selain dengan deteksi dan penanganan dini, senyawa tertentu juga dinilai berpotensi menghambat efek samping akibat terapi radiasi.

Senyawa yang disebut PLX5622 itu diklaim dapat mencegah kerusakan kognitif bila diberikan sebelum penyinaran.
Akan tetapi, masih diperlukan pengujian lanjutan untuk menerapkan metode tersebut dalam pengobatan kanker karena penelitian baru terbatas pada hewan tikus. (klikdokter)