Cara Mengatasi Anosmia dengan Bahan Alami

Cara Mengatasi Anosmia dengan Bahan Alami
ilustrasi

Omahnews – Anosmia merupakan kondisi hilangnya sebagian atau seluruh kemampuan indra penciuman.
Belakangan kondisi ini banyak ditemukan pada beberapa pasien COVID-19. Lantas adakah cara mengatasinya?

Dilansir dari Healthline, Nicole Aaronson, MD, pakar THT pediatri di Alfred I. duPont Hospital of Children mengungkapkan, “Cara mengatasi hilangnya kemampuan indra penciuman tergantung pada penyebabnya. Bisa dilakukan melalui bantuan medis maupun perawatan di rumah.”

Cara mengatasi anosmia di rumah bisa menggunakan deretan bahan alami berikut ini.

Minyak Kayu Putih
Dokter Arina Heidyana mengatakan salah satu cara alami mengatasi anosmia adalah dengan melatih saraf penciuman. Caranya dengan menghirup aroma yang kuat.

Salah satu sumber wewangian dengan aroma kuat yang direkomendasikan dr. Arina adalah minyak kayu putih.
Agar dapat membantu pemulihan anosmia, dr. Arina menyarankan, “Selama menghirup bau, penderita anosmia harus mengingat bau asli dari minyak kayu putih, sehingga bisa membantu merangsang penciuman. Ini bisa dilakukan 2-3 kali sehari,” jelasnya.


Senada dengan dr. Arina, Nicole Aaronson menyarankan saraf penciuman dirangsang dengan menghirup aroma kuat selama 20 detik.

“Komitmen Anda sangat diperlukan guna membantu proses pemulihan indra penciuman. Lakukan proses tersebut selama tiga kali dalam sehari sepanjang enam pekan,” jelas perempuan yang juga menjabat sebagai Asisten Profesor Klinis Otolaringologi dan Anak di Thomas Jefferson Sidney Kimmel School of Medicine itu.

Minyak Jarak
Cara mengobati anosmia berikutnya adalah dengan menghirup aroma minyak jarak.

Seorang pakar naturopati, dr. Sandra El Hajj mengatakan, “Minyak jarak digunakan sejak lama untuk mengembalikan indra penciuman yang hilang. Hal ini tidak lepas dari kandungan asam risinoleat di dalamnya.”

“Asam risinoleat dapat mendukung upaya melawan infeksi. Zat ini juga berfungsi mengurangi peradangan saluran hidung yang disebabkan oleh pilek dan alergi,” lanjut dr. Sandra.

Adapun cara menggunakan minyak jarak untuk mengatasi anosmia yaitu:
Panaskan minyak jarak
Pastikan suhu minyak jarak cukup hangat dan tidak terlalu panas.
Oleskan dua tetes minyak jarak pada lubang hidung.
Lakukan sebanyak dua kali dalam sehari, ketika bangun maupun sebelum tidur.

Jahe
Jahe punya aroma khas dan menyengat. Oleh karena itu, dr. Sandra merekomendasikan air jahe untuk melatih kemampuan indra penciuman.

“Minum air jahe, secara alami dapat meredakan peradangan saluran pernapasan hidung. Air jahe juga bermanfaat mengurangi lendir berlebih yang menyumbat saluran hidung dan sebabkan hilangnya penciuman,” kata dr. Sandra.

Berikut cara membuat air jahe:
Siapkan air sebanyak dua cangkir.
Kupas jahe mentah.
Masukkan ke dalam air dan rebus sekitar 15 menit.
Air rebusan jahe siap dikonsumsi.

Larutan garam
Larutan garam dapat menjadi bahan alami untuk mengobati anosmia karena alergi dan hidung tersumbat.

Masih dikutip dari Healthline, larutan garam dapat mengeluarkan lendir dan alergen yang menyumbat rongga hidung.
Cara mengatasi anosmia menggunakan larutan garam adalah dengan menyemprotkan cairan tersebut ke dalam hidung.

Berikut panduannya:
Rebus satu cangkir air.
Masukkan 1 sendok teh garam dan 1 sendok teh soda kue ke dalam rebusan air.

Setelah cukup hangat, isi larutan garam ke dalam neti pot.
Condongkan kepala ke belakang.
Injeksikan larutan garam ke salah satu lubang hidung. kemudian Anda perlu mengarahkan cairan mengalir ke bagian belakang kepala. Bukan bagian atas kepala.
Biarkan larutan garam keluar dari lubang hidung lainnya atau mulut Anda.
Ulangi beberapa kali sehari.

Itu dia deretan cara atasi anosmia dengan bahan alami. (KD)