Daun Sirsak Dianggap bisa Mengobati Tumor Jinak Tulang Rahang

Daun Sirsak Dianggap bisa Mengobati Tumor Jinak Tulang Rahang
ilustrasi buah sirsak

Omahnews – Sebagai orang yang tinggal di Indonesia, mungkin sudah tidak asing dengan keberadaan daun sirsak.

Daun yang diklaim punya segudang manfaat ini kian dicari dan diminati. Salah satu alasannya adalah karena daun sirsak dianggap bisa mengobati tumor jinak tulang rahang.

Apakah manfaat daun sirsak untuk tumor jinak tulang rahang sesuai dengan fakta medis, atau hanya isapan jempol belaka?
Yuk, Cari tahu kebenarannya lewat pembahasan berikut.

Menurut dr. Arina Heidyana, tumor di tulang rahang merupakan kondisi langka alias jarang ditemukan.
Salah satu gejala paling umum dari tumor tulang rahang adalah munculnya benjolan, baik di rahang maupun pada wajah atau mulut penderita.

Hingga saat ini, penyebab pasti tumor tulang rahang masih belum diketahui. Namun, kondisi ini sering dihubungkan dengan adanya sindrom gorlin.

Bagaimana dengan pengobatan tumor jinak di rahang?
Apakah benar bahwa daun sirsak adalah solusi dari gangguan kesehatan tersebut?

Menjawab pertanyaan, dr. Arina mengatakan bahwa penelitian akan efektivitas daun sirsak untuk mengobati tumor jinak di tulang rahang masih sangat terbatas.

Namun, menurutnya, daun sirsak itu sendiri memiliki sifat sitotoksik yang mampu membunuh sel kanker.
“Sepertinya belum ada penelitian yang mengatakan bahwa daun sirsak bisa bermanfaat untuk tumor rahang,” ucap dr. Arina.

“Daun sirsak memang memiliki sifat sitotoksik, yaitu kemampuan untuk membunuh sel termasuk sel kanker (dan tumor). Tapi, temuan tersebut masih terbatas pada kanker payudara, kanker pada sistem pencernaan, dan kanker kulit,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Arina juga mengatakan bahwa penelitian tersebut juga hanya sebatas uji laboratorium. Artinya, temuan dari penelitian tersebut masih belum dapat dijadikan sebagai acuan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kabar mengenai manfaat daun sirsak untuk tumor jinak hanya sebatas anggapan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada penelitian sahih yang dapat membuktikannya secara gamblang.
Faktanya, tindakan bedah adalah jenis pengobatan yang paling utama untuk mengatasi tumor rahang.

Apabila tumor yang tadinya jinak terbukti berubah menjadi ganas setelah diperiksa oleh dokter, pasien juga mungkin membutuhkan kemoterapi atau terapi radiasi untuk mengatasinya.

Tidak hanya itu, pasien pun akan diminta untuk melakukan fisioterapi guna mengembalikan fungsi normal rahang.
Pasien dapat pula diminta oleh dokter yang merawat untuk melakukan kontrol kesehatan secara berkala guna memastikan laju penyembuhan sekaligus mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

Kabar mengenai daun sirsak untuk tumor jinak ternyata keliru. Agar tidak lagi terjebak, Anda sebaiknya menyikapi segala informasi yang diterima dengan lebih bijak. (KD)