Diputus Pacar, Pelajar SMK Ini Sebarkan Video Mesum ke Keluarga Kekasih

Diputus Pacar, Pelajar SMK Ini Sebarkan Video Mesum ke Keluarga Kekasih
Pelajar SMK Ini Sebarkan Video Mesum ke Keluarga Kekasih (ilustasi)

Omahnews – Unit Reskrim Polsek Sumberbaru, Jember, menangani laporan penyebarluasan video hubungan intim sepasang kekasih di bawah umur RD (18) dan Bunga (16).

Selain video porno yang menyebar di akun Whatsapp, polisi juga memeriksa RD karena menyetubuhi gadis bawah umur.

Akibat perbuatannya ini, RD bakal mendekam di tahanan untuk waktu yang cukup lama. Itu terjadi setelah polisi menjerat RD dengan pelanggaran Pasal 81 ayat 2 juncto Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. RD terancam minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

Perbuatan asusila ini terungkap karena pelaku yang masih berstatus pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jember ini menyebarkan video mesum dengan sang pacar ke adik korban. Akibatnya, video mesum tersebut diketahui oleh orangtua korban hingga akhirnya RD dilaporkan ke Mapolsek Sumberbaru.
“Setiap kali hendak diputus oleh korban, RD sering mengancam akan menyebarkan video mesum dirinya dengan korban kepada orang lain,” kata Kepala Unit Reserse Krimninal Polsek Sumberbaru, Aiptu Susanto.

Kepada polisi RD mengaku nekat menyebarkan video mesum dirinya dengan korban, lantaran merasa sakit hati setelah diputus oleh korban. RD juga mengaku tidak hanya sekali melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban. Semua aksi tak senonoh tersebut dilakukan di rumah tersangka saat keadaannya sedang sepi.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap RD dan sejumlah saksi, sejak 17 Januari-April 2021, RD sudah empat kali melakukan hubungan badan dengan korban atas dasar suka sama suka,” ujar Aiptu Susanto.

Meskipun terungkapnya kasus ini berawal dari video mesum yang disebarkan oleh RD kepada adik korban. Namun, hingga saat ini polisi masih belum berhasil menemukan alat bukti video mesum tersebut. “Tersangka sudah kita amankan bersama dengan sejumlah alat bukti, salah satunya hasil visum, sementara untuk alat bukti berupa video mesum itu masih kita cari,” kata Aiptu Susanto. (Jatim)

Exit mobile version