Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Blitar, Warga di Jatim Rasakan Getaran

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Blitar, Warga di Jatim Rasakan Getaran
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Blitar (twitter)

Omahnews – Gempa Magnitudo 6,2 mengguncang kawasan perairan Blitar, kedalaman 110 kilometer di dasar laut sekitar pukul 19.09 Wib, Jumat (21/5/2021). BMKG melalui akun Twitternya @infoBMKG menyebut gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Sejumlah daerah di Jawa Timur merasakan getaran, mulai dari Blitar, Malang, Banyuwangi, Mojokerto, Trenggalek, Ponorogo, Sidoarjo hingga Surabaya. Getaran itu dirasakan seperti diberitakan jatimnow.com.

Kepala Informasi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Teguh menyebut kemungkinan besar gempa susulan akan terjadi.
“Kemungkinan masih ada (gempa susulan), biasanya akan lebih kecil kekuatannya,” ujar Teguh , Jumat (21/5/2021).

Terpisah, Kapolres Blitar AKBP Leonard Sinambela mengaku juga merasakan getaran gempa tersebut.
“Sekitar lima detik merasakannya. Lumayan kenceng getarannya,” ujar Leonard.

Namun Leonard belum bisa memastikan apakah kerusakan bangunan atas dampak gempa tersebut.
“Kami masih di lapangan untuk menggali informasi dampak gempa kali ini,” tambahnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Febry, salah seorang pegawai rumah sakit di Surabaya.
“Terasa sedikit mbliyut. Tulisan petunjuk yang tergantung di rumah sakit gerak-gerak sendiri,” tandasnya.

Gempa bumi yang berpusat di Blitar, juga dirasakan warga sekaresidenan Madiun.
“Iya ada gempa atau lindu kalau bahasa jawanya. Saya kerasa, ” ujar Dewi Kusuma warga Kota Madiun.

Dia mengaku saat itu sedang bercengkrama bersama anaknya. Tiba-tiba terasa ada getaran.
“Saya reflek menggendong anak. Lalu keluar. Eh tetangga yang lain juga keluar, ” jelas Dewi.

Setali tiga uang, Henik Diah warga Perum Kertosari Ponorogo juga ikut keluar. Pasalnya gempa kali ini getarannya cukup besar.
“Bersamaan jamaah isya keluar. Pas gempa. Saya langsung keluar saja. Lumayan lah getarannya,” katanya.

Sementara , Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan. Dia masih menunggu laporan.

“Belum ada sih. Sementara ya ini. Sampai pukul 19.30 wib. Besok pagi mungkin ada update kalau ada,” pungkasnYA. (berbagai sumber)