Gempar! Mantan Suami Bunuh Mantan Istri di Gondanglegi

Gempar! Mantan Suami Bunuh Mantan Istri di Gondanglegi
Petugas mendatangi rumah yang dijadikan lokasi pembunuhan di Malang, (insert : foto korban)

Omahnews – Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Malang. Warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, gempar setelah jasad seorang wanita ditemukan tak bernyawa, Kamis (3/6/2021) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kosong yang akan dijual. Terlihat dari baner yang menyatakan rumah tersebut tengah ditawarkan untuk dijual. Belum diketahui siapa pemilik rumah tempat korban tewas.

Informasi yang dihimpun dari beritajatim, korban diketahui bernama Wiwik. Sedangkan tersangkanya, diduga mantan suaminya bernama Ali Muddin (39). Belum jelas motif aksi yang dilakukan Ali hingga menewaskan mantan istrinya tersebut. Dari informasi sementara yang dihimpun di lapangan, Ali saat ini sudah menyerahkan diri ke Polres Malang, diantar oleh saudaranya.

Wiwik merupakan warga Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi. Sedangkan pelaku, warga Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Hubungan pasutri itu merenggang hingga berujung cerai. Bahkan, surat cerai secara resmi baru keluar beberapa hari lalu.

Sementara pantauan di lokasi kejadian, sekitar pukul 19.45 jajaran tim forensik Satreskrim Polres Malang, langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Di sekitar lokasi kejadian, juga nampak warga yang berkerumun ingin melihat. Akibarnya, kemacetan tak terhindarkan.

Ketua RT 30 RW 2 Desa Gondanglegi Kulon, Mujiono menjelaskan, rumah kosong yang menjadi TKP tersebut memang baru selesai dibangun. Sehingga belum pernah ditinggali sang pemilik.

“Pemiliknya bukan orang sini. Itu selesai dibangun sekitar tiga bulan. Sesekali saja pemiliknya datang, mungkin untuk menengok. Biasanya bawa motor gede. Kalau dari kabarnya orang kampung sini, pemilik rumah itu kerja di Jakarta,” ujar Mujiono, Kamis (3/6/2021) malam.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk menemukan kemungkinan fakta-fakta lain dan motif pelaku. Sekitar pukul 20.50 WIB, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan. Sementara rumah yang menjadi lokasi pembunuhan dikabarkan milik kerabat korban yang bekerja di Jakarta. (jatim)