Guru SMKN di Probolinggo yang Meninggal Terlindas Truk Dikenal Humble

Guru SMKN di Probolinggo yang Meninggal Terlindas Truk Dikenal Humble
Truk yang melindas almarhum Fandika Amanudin (inset) di Jalan Mastrip. Korban diketahui guru yang humble. (Foto: Rizky Putra Dinasti)

Omahnews – Kepergian Frandika Amanudin tak hanya membuat pilu keluarga. Juga warga lingkungan SMKN 2 Kota Probolinggo.

Puluhan guru dan siswa, langsung berdatangan ke kamar jenazah di RSUD dr Moh Saleh, untuk melihat jenazah guru honorer ini. Isak tangis pun pecah saat kerabat dan pihak keluarga tiba.

Baca juga : Nahas, Guru SMKN 2 Probolinggo Tewas Terlindas Truk

Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 2 Kota Probolinggo Misjoni, menerangkan bahwa rencananya sore hari kemarin dia hendak bertemu dengan Frandika.
Pasalnya, hari ini (12/6/2021) rencananya sekolah akan melakukan pertemuan dengan pihak ketiga. Bahkan dalam pertemuan itu, Frandika sedang menggarap materi.

“Selain sebagai guru pembangunan, dia juga bantu di bagian Sarpras di SMKN 2. Selain itu juga ia juga guru di SMKN 2 Kraksaan dengan mengajar jurusan yang sama, yakni gambar Desain Bangunan,” katanya.

Atas meninggalnya Frandika, pihak sekolah merasa kehilangan betul. Korban merupakan sosok yang humble. Ucapan duka cita banyak diucapkan sejumlah guru di SMKN 2 Kraksaan melalui akun media sosialnya.
Ditanya masalah kebutuhan pengajar di sekolahnya? Misjoni menerangkan masih akan melakukan rapat. Jika memang dirasa butuh, maka akan menambah guru baru.

Namun jika dirasa masih belum, maka semenatra posisinya masih tetap sama atau tidak ada penambahan guru baru. “Kalau guru ada sekitar 6-7 orang jurusan bangunan. Jadi Insyallah tidak sampai berdampak pada murid yang terbengkalai.
Namun semuanya masih akan dikoordinasikan dengan kepala sekolah juga. Analisa kebutuhanya bagaimana?,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Agenda Frandika Amanudin, 34 menjemput anaknya di sebuah TK di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo Jumat pagi (11/6/2021) berujung tragedi. Itu setelah guru yang mengajar di SMKN 2 Probolinggo dan SMKN 2 Kraksaan itu mengalami kecelakaan maut. Motor yang ia kendarai senggolan dengan motor lain.
Selanjutnya, sang guru jatuh ke kolong truk dan terlindas truk yang masuk di jalanan kota. (rdr)