Guru Sudah Rindu Mengajar

Guru Sudah Rindu Mengajar
Syaiful Bahri

Selain itu, menurut Bambang, sebanyak 2.444 guru yang sudah divaksin. Dispendik terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar semua guru bisa divaksin.

Menurut Bambang, tugas guru sesuai Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional adalah mendidik dan mengajar. “Mendidik adalah membentuk kepribadian pada anak didik. Membentuk kepribadian, membentuk karakter, sulit kalau hanya pakai daring. Bagaimana membentuk etika anak ke orang tua, ini kan perlu ketemu,” katanya.

Kepala SMP Negeri 7 Syaiful Bahri menyatakan sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dan sudah pernah menyimulasi satu kelas sebagai uji coba.
“Tidak ada jam istirahat, dan tidak ada anak keluar sekolah, Pembelajaran 3-4 jam, dan saat istirahat anak tetap di dalam kelas dan membawa bekal. Tempat duduk kelas sudah disetting hanya untuk 16 anak untuk SMP,” katanya. Kantin sekolah sudah tutup.

Sekolah sudah menyiapkan mobil dan sepeda motor operasional serta bekerjasama dengan puskesmas terdekat.
“Kalau ada anak yang panas badannya agak tinggi, kita akan antar ke sana (puskesmas) atau kita antar pulang. Malah kami di UKS (Unit Kesehatan Sekolah), menyiapkan tabung oksigen,” kata Syaiful.

Masker dan sarana cuci tangan sudah tersedia. “SMP 7 ada 30 rombongan belajar (kelas). Tempat cuci tangannya 85 buah. Yang diminta kepada kami apalagi?” kata Syaiful.

Syaiful tidak ingin para siswanya lulus sekolah tanpa mengenyam bangku pendidikan sama sekali selama setahun.
“Ujug-ujug menerima ijazah. Ini besok akan jadi cerita anak didik kita. Saya berharap ada tatap muka terbatas, khusus menghadapi ujian sekolah saja untuk siswa kelas 6 dan kelas 9. Beri kesempatan mengikuti ujian di kelas,” katanya.

Syaiful membandingkan dengan daerah lain. “Di Ponorogo zona merah, tapi anak-anak ujian sekolah pakai luring. Paper test, karena sekarang sudah tidak ada ujian nasional. Saya berharap dengan hormat (kepada pemangku kebijakan), untuk mengizinkan tatap muka terbatas,” katanya. (wir/but/bjt/On)

Exit mobile version