Inilah Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Inilah Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Manfaat puasa bagi kesehatan tubuh (Foto: Shutterstock)

Menurut penelitian di The American Journal of Clinical Nutrition, berpuasa dapat meningkatkan metabolisme melalui peningkatan kadar norepinefrin di dalam tubuh. Penurunan berat badan pun terjadi.
Bahkan, dalam salah satu review yang dipublikasikan di jurnal Nutrition, disebut bahwa manfaat puasa sehari penuh dapat menurunkan berat badan hingga 9 persen.
Massa lemak tubuh juga menurun secara signifikan setelah menjalankannya selama 12-24 minggu.
Akan tetapi, tentu saja agar penurunan berat badan berlangsung stabil, perlu diperhatikan juga menu makanan saat sahur dan berbuka puasa.

Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Berdasarkan studi yang dipublikasikan di jurnal Obesity, disebutkan bahwa puasa selama delapan minggu dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol “jahat”) hingga 25 persen dan kadar trigliserida hingga 32 persen.
Bahkan, pada satu studi yang dilakukan pada 4.629 orang dan dilansir American Journal of Cardiology, menyebutkan bahwa dengan berpuasa dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Menurunkan Tingkat Stres
Pada penderita depresi atau stres, ternyata ada pula manfaat puasa bagi kesehatan mental.
Hal ini terjadi karena saat berpuasa, penderita stres dan depresi akan belajar untuk berkata tidak pada makanan.
Hal tersebut merupakan langkah awal untuk mengambil kontrol penuh dalam hidupnya. Selain itu, berpuasa di bulan Ramadan juga mendorong Anda untuk menahan hawa nafsu lainnya, menjadi lebih bersabar dan tenang.
Semua itu adalah hal-hal positif yang dapat membantu Anda terhindar dari stres.

Melawan Peradangan
Peradangan akut merupakan proses kekebalan normal yang dipakai tubuh untuk bantu melawan infeksi. Namun, peradangan kronis bisa menimbulkan konsekuensi serius untuk kesehatan.
Penelitian menunjukkan, peradangan mungkin terlibat pada perkembangan kondisi yang kronis, misalnya kanker, penyakit jantung, serta rheumatoid arthritis.
Beberapa penelitian menemukan kalau berpuasa dapat membantu menurunkan level peradangan sekaligus membantu memperbaiki tingkat kesehatan.
Sebuah penelitian dengan subjek 50 orang dewasa sehat menunjukkan, satu bulan berpuasa intermiten secara signifikan menekan tingkat penanda peradangan.
Penelitian lainnya menemukan efek serupa saat orang puasa 12 jam sehari dalam satu bulan.