Inilah Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Inilah Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Manfaat puasa bagi kesehatan tubuh (Foto: Shutterstock)

Meningkatkan Produksi Hormon Baik
Seperti yang kita ketahui, beberapa hormon sangat berdampak pada pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan dan kekuatan otot.
Hormon pertumbuhan (human growth hormone/HGH) merupakan sejenis hormon protein penting untuk mendukung kesehatan Anda.
Beberapa penelitian sudah membuktikan kalau berpuasa secara alami bisa meningkatkan kadar hormon pertumbuhan tersebut.
Sebuah studi pada 11 orang dewasa sehat menunjukkan bahwa berpuasa selama 24 jam secara signifikan meningkatkan kadar HGH.

Sementara itu, penelitian lainnya pada sembilan pria menemukan, hanya dua hari puasa meningkatkan hingga lima kali lipat produksi HGH.
Puasa juga bisa membantu Anda mempertahankan kadar gula di dalam darah serta hormon insulin yang lebih stabil sepanjang hari. Hal inilah yang selanjutnya dapat mengoptimalkan HGH.
Beberapa penelitian menemukan kalau mempertahankan peningkatan kadar insulin justru bisa mengurangi kadar HGH.

Menunda Penuaan dan Memperpanjang
Beberapa penelitian pada hewan telah menemukan hasil yang menjanjikan soal potensi memperpanjang umur dari aktivitas puasa.
Dalam satu penelitian, tikus yang puasa setiap dua hari mengalami tingkat penuaan yang tertunda. Mereka hidup 83 persen lebih lama dibandingkan tikus yang tak berpuasa.

Soal manfaat puasa bagi kesehatan yang satu ini, studi masih dilakukan pada hewan. Studi lanjutan yang lebih mendalam diperlukan demi mengetahui mekanisme puasa dapat memengaruhi umur panjang dan penuaan pada manusia.
Meningkatkan Fungsi Otak dan Mencegah Gangguan Neurodegeneratif
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berpuasa intermiten dalam waktu 11 bulan dapat meningkatkan fungsi serta struktur otak.

Selanjutnya, penelitian pada hewan melaporkan kalau puasa bisa melindungi kesehatan otak serta meningkatkan produksi sel saraf. Hal tersebut akan meningkatkan fungsi dan kemampuan kognitif.
Karena dapat juga bantu meredakan peradangan, berpuasa juga digadang-gadang dapat mencegah masalah neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

Mencegah Kanker serta Tingkatkan Efektivitas Kemoterapi
Beberapa studi pada subjek hewan menunjukkan, berpuasa dapat bermanfaat untuk pengobatan sekaligus pencegahan kanker.
Faktanya, satu penelitian pada tikus menemukan bahwa puasa bergantian hari, membantu memblokir pembentukan tumor.
Demikian pula, sebuah penelitian menunjukkan, mengekspos sel kanker ke beberapa siklus puasa sama efektif dengan metode kemoterapi dalam menghambat pertumbuhan tumor serta tingkatkan efektivitas obat kemoterapi untuk kanker.

Berpuasa memang terbukti memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, misalnya diabetes, ada baiknya tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.
Dokter akan memberikan solusi agar Anda tetap bisa mendapatkan manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan fisik dan mental secara optimal. (Klikdokter)

Exit mobile version