Inilah Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Penerima Vaksin COVID-19

Inilah Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Penerima Vaksin COVID-19
Petugas Dinas Kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac kepada Takmirul Masjid di Masjid Baiturrahman, Kabupaten Gorontalo. (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Bukan Pasien Kanker
Orang dengan kanker belum diperkenankan untuk menerima vaksin. Namun, penderita kanker yang sudah selesai menjalani terapi dan pengobatan diperbolehkan mendapatkan vaksinasi COVID-19.
Meski begitu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter yang merawat sebelum vaksinasi dilakukan.

Bukan Penderita Autoimun Sistemik
Dijelaskan oleh dr. Dyah Novita, vaksinasi untuk penderita penyakit autoimun sistemik–seperti lupus (SLE), arthritis rheumatoid (RA), dan sindrom sjogren–sebaiknya ditunda.
“Penyintas autoimun boleh vaksin, asalkan terkontrol dengan baik dan sedang tidak konsumsi obat-obat imunosupresan, obat yang bisa menurunkan imunitas,” ucap dr. Dyah Novita.
Dia menyarankan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter yang menangani terlebih dahulu sebelum menerima vaksin.

Tidak Punya Gangguan Pembekuan Darah atau Baru Transfusi Darah
Orang yang mengalami gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, dan melakukan transfusi darah, sebaiknya menunda vaksinasi COVID-19. Vaksin boleh saja diberikan jika sudah memiliki surat kelayakan vaksin dari dokter.

Pengidap Ayan dan Epilepsi
Penderita ayan atau epilepsi umumnya adalah orang yang memiliki gangguan di sistem saraf pusatnya akibat pola aktivitas otak yang tidak normal. Keduanya belum disarankan menerima vaksinasi virus corona.
Akan tetapi, bila kondisinya terkontrol, vaksin COVID-19 aman diberikan. Konsultasikan dengan dokter bila penderita epilepsi dan ayan ingin mendapatkan suntikan virus corona.

Tidak Baru Menerima Vaksin Lain
Orang yang baru saja menerima vaksin lain, misalnya vaksin influenza, harus menunda vaksinasi COVID-19. Vaksinasi harus ditunda sampai satu bulan setelah suntikan yang dilakukan sebelumnya.

Pengidap HIV-AIDS Terkontrol
Dilansir dari beberapa media, Kasubdit HIV-AIDS Kementerian Kesehatan, Nurjannah, mengatakan kalau penderita HIV-AIDS boleh menerima vaksin COVID-19.

Dengan Catatan, cluster of differentiation 4 atau sel darah putih di atas 200 atau hasil pemeriksaan viral load-nya tidak terdeteksi.
Nah, itu dia tadi 11 syarat vaksinasi COVID-19 yang wajib Anda perhatikan. (klikdokter)

Exit mobile version