Jelang Ramadhan Kala Pandemi Tahun Kedua

Jelang Ramadhan Kala Pandemi Tahun Kedua
Ilustrasi sambut ramadhan

Sementara dari pantauan tahun lalu, pada momen Ramadhan dan hari raya Idul Fitri yang biasanya menyebabkan kenaikan harga bahan pokok justru terjadi penurunan harga.
Turunnya harga bahan pokok ini memiliki dua sisi, di satu sisi masyarakat lebih mampu menjangkau dan membeli komoditas tersebut. Namun, di sisi lain hal ini justru merupakan suatu indikasi bahwa daya beli masyarakat menurun. Sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran, ketika daya beli masyarakat turun maka permintaan akan komoditas tersebut juga turun sehingga terjadi penurunan harga.


Menjelang Ramadan dan Lebaran, dapat dipastikan harga komoditas bapok (bahan makanan pokok) akan stabil.
Berdasarkan Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 2020, pola konsumsi masyarakat di Kota Pasuruan masih didominasi oleh pengeluaran untuk makanan, yaitu sebesar 52,60 persen untuk makanan, dan sisanya sebesar 47,40 persen untuk non makanan. Jika dilihat menurut distribusi pengeluaran makanan rumahtangga, 29,30 persen pengeluaran makanan digunakan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman jadi.


Angka tersebut merupakan nilai terbesar dibandingkan pengeluaran untuk komoditi makanan lainnya. Urutan kedua sebesar 9,76 persen pengeluaran makakan untuk komoditas padi-padian (beras, beras ketan, jagung, tepung terigu dan jenis padi-padian lainnya), dan urutan ketiga adalah untuk komoditas tembakau dan sirih sebesar 8,18 persen.
Pola perilaku konsumsi tersebut, dapat dijadikan acuan dalam penyediaan makanan di masyarakat. Diharapkan ketersediaan bahan-bahan pangan tersebut cukup, mudah diakses dan harganya stabil, khususnya pada momen jelang Ramadhan dan Hari Raya.


Dengan ketersediaan yang cukup, mudah diakses dan stabil harganya, tidak menimbulkan panik buying di tengah masyarakat yang masih menghadapi pandemi Covid-19, serta kesenjangan pengeluaran konsumsi penduduk yang melebar khususnya pada kelompok penduduk berpendapatan menengah ke bawah. (*)

Oleh : Sri Kadarwati, S.Si, MT (Kepala BPS Kota Pasuruan)

Sumber : Wartabromo

Exit mobile version