Kecelakaan Beruntun, 3 Orang Tewas merupakan Satu Keluarga

Kecelakaan Beruntun, 3 Orang Tewas merupakan Satu Keluarga
Mobil pikap yang terlibat kecelakaan mengalami rusak berat. (Foto: wartabromo).

Omahnews – Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Surabaya-Malang, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kamis (6/5/2021) , Sebanyak 3 orang dikabarkan tewas.

Kecelakaan ini melibatkan 3 kendaraan. Yakni, motor Kaze R bernopol N 2193 TW, mobil pikap L 300 bernopol S 9571 NB dengan truk tronton bermuatan kapas.

Menurut Wasito, saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan ini bermula saat pikup L300 melaju dari arah Selatan-Utara. Tiba-tiba pikup tersebut keluar jalur dan masuk ke jalur Utara-Selatan.
“Mencolot pikupnya, keluar jalur,” tutur Wasito.

Sementara dari arah Utara-Selatan, terdapat sepeda motor dengan pengendara 4 orang. Terdiri dari dua perempuan dewasa, 1 bocah laki-laki dan 1 masih bayi.

Sehingga, pikup bernopol S 9571 NB yang keluar jalur menghantam motor tersebut. Tak sampai di situ, kedua kendaraan tersebut dihantam truk tronton dari arah belakang.
“Dari arah Surabaya, ada truk tronton, dan nabrak motor sama pikupnya,” sambungnya.

Akibat dari kecelakaan ini, tiga korban tewas merupakan satu keluarga yang mengendarai motor. Ketiganya adalah Yayuk (40), Satria (5), dan 1 bayi berusia 5 bulan bernama Muhammad Kenji Pratama, asal Dusun Balun, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Andhika Mizaldy Lubis, kecelakaan ini bermula ketika pikap yang dikendarai Abidin (47) tiba-tiba mengarah ke kanan keluar jalur saat melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Pikap tersebut melewati median jalan dan masuk ke lajur yang berlawanan.

“Sehingga menabrak kendaraan roda dua dari arah berlawanan, dan selanjutnya menabrak truk tronton,” terang Andhika seperti diberitakan WartaBromo.

Sehingga, akibat tabrakan tersebut, Satria yang berada di boncengan motor tewas seketika. Sementara dua korban lain meregang nyawa saat di RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Kecamatan Gempol.
“Kecelakaan ini mengakibatkan tiga korban jiwa,” sambungnya.

Sedangkan sopir pikap masih selamat. Pria asal Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ini mengalami luka berat.

Adapun penyebab kecelakaan ini, kata Andhika, diduga karena pengendara pikap kurang berkonsentrasi mengemudi. Sehingga secara tiba-tiba mengarah ke kanan keluar jalur dan menyebabkan kecelakaan.
“Terkait mengantuk atau apa, masih kami dalami,” pungkasnya.

Selain korban jiwa dan luka, kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak parah. Bagian depan pikap ringsek dan motor juga ringsek. (WB)

Exit mobile version