Kenali Tanda Penyakit Asam Urat dan Pencegahannya

Kenali Tanda Penyakit Asam Urat dan Pencegahannya
Ilustrasi asam urat

Omahnews – Asam urat adalah bentuk penyakit arthritis (radang sendi) yang menyebabkan persendian terasa nyeri, bengkak, dan kemerahan.

Gejala asam urat tersebut muncul secara tiba-tiba dan paling sering memengaruhi sendi di kaki dan tangan.
Penyakit asam urat atau gout artritis diperkirakan dialami oleh 1–4% dari seluruh populasi di dunia.
Penyakit ini umumnya hadir secara diam-diam, namun mampu memberikan gejala yang menyakitkan hingga membuat penderitanya kesulitan untuk beraktivitas bahkan mengalami disabilitas.


Perlu diketahui, penyakit asam urat terjadi ketika terdapat peradangan pada sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan di sekitarnya. Pada beberapa kasus, kristal asam urat juga dapat terbentuk dan menumpuk di area organ ginjal.


Mekanisme penyakit asam urat
Hiperurisemia alias kadar asam urat tinggi mempunyai peran penting dalam mekanisme terjadinya penyakit asam urat atau gout artritis. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya peningkatan produksi asam urat atau gangguan pengeluaran asam urat dari dalam tubuh. Bila kadar asam urat yang tinggi tidak diatasi, penyakit asam urat dengan gejala menyakitkan sangat mungkin untuk terjadi.


Asam urat itu sendiri merupakan hasil akhir dari metabolisme suatu zat di dalam tubuh yang bernama purin. Selain didapatkan dari proses alami, purin juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Maka dari itu, mengonsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan dan seafood dapat meningkatkan kadar asam urat di tubuh. Lebih lanjut, adanya hambatan pada pembuangan asam urat di urine melalui ginjal juga dapat mengakibatkan peningkatan kadar asam urat.


Terjadinya penyakit asam urat sebenarnya melalui proses yang kompleks dan tidak secara tiba-tiba. Di mana, selain mekanisme yang telah dijelaskan di atas, ada beberapa faktor risiko lain yang turut meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengalami penyakit tersebut. Beberapa faktor risiko yang dimaksud, antara lain:


Obesitas atau kelebihan berat badan
Memiliki penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau penyakit ginjal
Penggunaan obat tertentu, seperti diuretik dan aspirin
Riwayat penyakit asam urat dalam keluarga
Riwayat operasi atau kecelakaan.