Mayat Bayi Dimasukkan Dalam Kardus, Dibuang Pengendara Motor

Mayat Bayi Dimasukkan Dalam Kardus, Dibuang Pengendara Motor
Jenazah bayi laki-laki di dalam kardus yang ditemukan warga .(NMP)

Omahnews – Mayat Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Jalan Sebuku Gang 2, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (28/4) sore. Mayat bayi tersebut dimasukkan ke dalam kardus.

Ahmad Asrof Ibrahim, 15 , serta Bastomi, pamannya adalah saksi yang menemukan bayi tersebut. Sore itu sekitar pukul 14.30, mereka sedang memberi makan sapi peliharaannya.

Saksi Asrof sempat melihat ada seseorang mengendarai motor keluar dari gang rumahnya. “Saya tidak curiga, karena di belakang rumah tempat pemakaman umum. Sepertinya dia naik motor sejenis Yamaha NMax,” ujar Asrof.

Sekitar pukul 14.45, ia beranjak dari kandang sapi, menuju rumah neneknya di gang dekat rumahnya. Saat itu di depan pintu pagar rumahnya Asrof melihat ada kardus, tapi ia tidak curiga sama sekali.
Tak lama berselang Bastomi pulang. Ia melihat ada kardus di depan pagar rumah saudaranya, lalu mencoba membuka untuk mencari tahu isinya. Sontak ia kaget ternyata yang ditemukan adalah bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa.

Karena panik, Bastomi memanggil Asrof, lalu diajak melapor ke RT setempat. Termasuk melaporkan ke pihak kepolisian.
“Kami langsung melaporkan kejadian tersebut, kami rasa bayinya masih baru karena masih ada bercak-bercak darah di badannya,” ungkapnya.

Bayi tersebut dibalut dengan sehelai kain selendang dan dimasukkan kardus. Di atas jazad bayi, terdapat pesan. ‘Saya minta tolong dikuburkan di pemakaman ini, mohon dan terima kasih,’ isi pesannya.
Sekitar pukul 15.15 polisi beserta relawan datang untuk mengevakuasi jenazah bayi tersebut ke Kamar Mayat RSSA Malang.

Kapolsekta Blimbing Kompol Hery Wahyu Widodo membenarkan adanya penemuan jenazah bayi tersebut. Pihaknya untuk saat ini masih melakukan penyelidikan, dan mengecek CCTV yang berada di sekitar tempat penemuan jenazah bayi laki-laki itu.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan bukti dan petunjuk pelakunya,” ujarnya.(NMP)

Exit mobile version