Nahas, Remaja 21 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari Hingga Meninggal

Nahas, Remaja 21 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari Hingga Meninggal
Jenazah korban di lokasi kejadian setelah ditepikan warga, sebelum dievakuasi ke kamar mayat RSSA Malang.

Omahnews – Nasib nahas menimpa Asha Aulia Febriani, 21,Warga Dusun Sekarputih Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu, telah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Genengan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Peristiwa kecelakaan yang terjadi Rabu (5/5) sore, mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka serius di kepala. Sementara temannya yang membonceng, yakni Bashar Lentera Jihad, 16, warga Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, mengalami luka di kepala. Selanjutnya dia langsung dilarikan warga ke rumah sakit.

Sementara kasus kecelakaan tersebut, langsung diselidiki Unit Laka Lantas Polres Malang.
“Kasusnya sedang kami tangani. Selain melakukan olah TKP juga meminta keterangan saksi di lokasi kejadian. Sedangkan untuk kendaraan lain yang terlibat dan kabur, masih kami selidiki,” ucap Iptu Agus Yulianto, Kanitlaka Lantas Polres Malang.

Peristiwa kecelakaan maut ini terjadi pukul 15.00. Melibatkan dua motor serta satu mobil. Namun satu motor dan mobil kabur sesaat setelah kejadian. Warga sama sekali tidak ada yang menghafal jenis dan nopolnya.

Kecelakaan bermula dari motor Honda Vario AG-4363-OH yang dikendarai Bashar berboncengan dengan Asha, melaju dari utara ke selatan. Sesampai di lokasi kejadian, di depannya ada motor tak dikenal yang memperlambat kecepatan. Lantaran kaget, akhirnya menabrak dari belakang motor tak dikenal.

Karena oleng dan hilang keseimbangan, korban serta motornya jatuh ke kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan ada mobil tak dikenal. Karena jarak cukup dekat, akhirnya mobil menabrak tubuh korban Asha. Akibatnya dia mengalami luka di kepala dan tewas di lokasi kejadian.

Pengemudi mobil usai menabrak memilih kabur. Meski terjadi sore hari, namun sama sekali tidak ada pengemudi lain yang mengejar.
“Jenazah korban usai dievakuasi langsung dilarikan ke kamar mayat RSSA Malang. Untuk motor korban sudah kami amankan sebagai barang bukti,” jelasnya. (NMP)

Exit mobile version