TKA China Kembali Masuk Indonesia, Bukti Pemerintah Tak Serius Kendalikan Pandemi Covid-19

TKA China Kembali Masuk Indonesia, Bukti Pemerintah Tak Serius Kendalikan Pandemi Covid-19
Rombongan WN China yang kembali masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu/Net

Omahnews – Kedatangan sejumlah warga negara China dan India di saat Pemerintah Indonesia berjuang mengendalikan dan menekan kasus positif Covid-19 menjadi sebuah ironi.

Terlebih lagi, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik kepada rakyat Indonesia, dengan sanksi denda maksimal Rp 100 juta bagi yang melanggar.
Tentu saja hal ini menuai polemik di masyarakat. Rakyat dilarang keluar masuk daerah, sementara warga negara asing dengan mudah masuk ke Indonesia.

Menurut anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, per 1 Januari 2021 hingga hari ini, Kementerian Tenaga Kerja tidak melayani atau memproses permohonan TKA baru. Oleh karena itu, Mufida meminta klarifikasi, bagaimana bisa TKA asal China dan WN India masuk bergelombang dalam beberapa waktu terakhir.

“Penjelasan dari pemerintah singkat sekali, hanya disebut TKA untuk sektor esensial. Terus dianggap selesai. Situasi saat ini sedang sensitif sekali. Rakyat sendiri dilarang mobilisasi mudik, sementara penjelasan tentang WNA yang disebut TKA itu kurang komprehensif, apakah itu TKA perpanjangan atau TKA baru?” tanya Mufida, seperti diberitakan Rmol, Senin (10/5).

Jika termasuk TKA baru, jelas melanggar aturan yang dibuat oleh Kemenaker. Sementara, jika TKA statusnya perpanjangan perlu dicek bagaimana proses dan dokumen kelengkapan.
“Kita masih ingat polemik TKA di Konawe. Ada statemen itu TKA perpanjangan ke Jakarta, ternyata bukan dan merupakan TKA yang baru datang dari China. Ini harus dicek ulang. Bukan apa-apa, kemarin kita kebobolan ada calo yang meloloskan WN India masuk tanpa harus karantina lima hari. Tragis kan sistem kita ini?” katanya.