Truk Tangki Pertamina Bermuatan Solar 16.000 Liter Terguling di Madiun

Truk Tangki Pertamina Bermuatan Solar 16.000 Liter Terguling di Madiun
Screenshort Detik-detik Truk Tangki Pertamina Bermuatan Solar 16.000 Liter Terguling di Madiun

Omahnews – Truk tangki Pertamina bermuatan solar 16.000 liter terperosok kemudian terguling di Jalan Raya Madiun – Surabaya, tepatnya di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (28/5/2021) sore.

Kecelakaan tunggal itu terekam oleh penumpang sebuah mobil yang melaju di belakang truk tangki tersebut. Detik-detik mengerikan truk terguling pun sangat jelas terlihat.

Video kecelakaan itu pun sudah menyebar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @ndorobeii. Hingga saat ini, video singkat yang diunggah 4 jam lalu itu sudah 8.630 kali tayang.
“Loh..loh..loh…loh,” berikut kata bocah dalam video tersebut, saat ia melihat langsung detik-detik truk Pertamina itu terguling.

Truk tangki Pertamina bernopol B 9240 SFV itu dikemudikan oleh Dateng Triono, warga Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Madiun.
“Jadi kecelakaan tunggal truk tangki Pertamina yang mengangkut BBM 16 ribu liter solar terguling sore tadi sekitar pukul 16.30 WIB,” ujar Kanit Laka Polres Madiun Ipda Nanang Setiawan, mengutip detikcom, Jumat (28/5/2021).

Saat kecelakaan terjadi, kata Nanang, cuaca cerah. Kecelakaan diduga karena faktor kelalaian pengemudi. Tidak ada korban jiwa namun pengemudi mengalami luka ringan pada tangan.
“Untuk penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi. Karena cuaca cerah dan marka jalan sudah ada,” kata Nanang.

Nanang juga mengatakan, saat ini truk tangki tersebut belum dievakuasi. Petugas masih fokus untuk memindahkan BBM solar. Evakuasi truk akan dilakukan besok pagi.
“Saat ini masih fokus pemindahan muatan solar dulu karena bahaya,” terangnya.

Nanang menambahkan, kecelakaan bermula saat truk Pertamina melaju dari arah barat ke timur. Atau dari Madiun Caruban. Namun tiba-tiba, truk tersebut menerabas ke luar jalur.

Sementara itu, menurut Kernet truk ,Yuda Prasetyawan (35) warga Kecamatan Carat, Kabupaten Ponorogo mengatakan, kejadian bermula saat truk bernopol B 9240 SFV melaju dengan kecepatan 40 km/jam, dari arah barat ke timur, atau dari arah Madiun menuju Caruban.

Tiba di lokasi kejadian, sopir truk kehilangan kendali. Diduga truk mengalami rem blong. Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain di depannya, kemudian sopir banting setir ke kiri hingga terperosok dan terguling ke parit sedalam sekitar tiga meter.
“Kita mau nyalip kendaraan di depan, sudah masuk ke sisi kanan, tapi tiba-tiba remnya hilang gitu trus kita banting setir ke kiri, terus masuk parit ini,” kata Yuda.

Sopir dan kernet tidak mengalami luka serius, namun mereka mengaku shock atas kejadian ini. Sementara akibat laka tunggal ini, kerugian materi ditafsir mencapai Rp 10 juta.
“Alhamdulillah nggak apa-apa. Kami masih bisa keluar sendiri tadi, hanya masih shock aja,” ujarnya singkat. (Net)