Beranda blog Halaman 5

Daftar Hari Libur Sepanjang Bulan Januari 2025, Cek di Sini

0
Daftar Hari Libur Sepanjang Bulan Januari 2025, Cek di Sini

Jakarta, omahnews – Pemerintah telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2025. Penetapan ini tertuang dalam SKB 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

Tanggal merah di tahun 2025 dipakai untuk memperingati hari besar keagamaan hingga peringatan bersejarah lainnya. Pada bulan Januari 2025, ada beberapa hari libur nasional dan cuti bersama. Januari 2025 merupakan bulan yang sibuk karena adanya beberapa hari libur nasional dan cuti bersama.

Berikut adalah rangkuman jadwal liburnya:

Libur Nasional

1. Rabu, 1 Januari 2025: Libur nasional Tahun Baru 2025 Masehi.

2. Senin, 27 Januari 2025: Libur nasional Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Cuti Bersama

1. Selasa, 28 Januari 2025: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.

2. Rabu, 29 Januari 2025: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.

Informasi Tambahan

Bulan Januari 2025 juga termasuk dalam long weekend karena libur peringatan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek berdekatan dengan akhir pekan.

Demikianlah jadwal libur sepanjang bulan Januari 2025. Pastikan kamu memperhatikan kalender agar tidak melewatkannya.

source: suara.com

Jokowi Dipecat PDIP, Mantan Jubir Presiden SBY Singgung Karma Politik

Jokowi Dipecat PDIP, Mantan Jubir Presiden SBY Singgung Karma Politik

Jakarta, omahnews – Mantan Juru Bicara Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal turut mengomentari pemecatan Joko Widodo ( Jokowi ) beserta anak dan menantunya, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ). Pemecatan itu telah resmi diumumkan oleh Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komarudin Watubun dan jajaran Pengurus DPP PDIP dalam keterangan melalui video pada Senin (16/12/2024).

SK pemecatan Jokowi teregristrasi dengan nomor 1649/ KPTS/ DPP/XII/ 2024. Sementara SK pemecatan Gibran teregristrasi nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024. Sedangkan pemecatan Bobby, teregristrasi nomor 1651/KPTS/XII/2024.

“DPP Partai akan mengumumkan surat keputusan pemecatan terhadap saudara Joko Widodo, saudara Gibran Rakabuming Raka, saudara Bobby Nasution, serta 27 anggota lain yang kena pemecatan,” terang Komarudin dalam keterangannya, Senin (16/12/2024).

Dino Patti Djalal menganggap pemecatan yang dilakukan PDIP terhadap Jokowi dan keluarganya sebagai karma politik. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) era Presiden SBY itu Kembali menyinggung adanya konspirasi mengambil alih partai Demokrat pada 2021 silam. “Pemecatan dari PDIP mungkin adalah karma politik bagi Jokowi, karena dulu dari Istana pernah ada konspirasi utk scr tidak syah mengambil alih Partai Demokrat,” tulis Dino Patti Djalal di akun X pribadinya @dinopattidjalal, Selasa (17/12/2024).

Menurutnya, setelah berhasil menggagalkan upaya pengambilalihan partai, Demokrat tidak pernah melakukan pembalasan terhadap para pelakunya. “Demokrat, stlh berhasil mengalahkan upaya take over ini, tidak pernah membalas. Karma terjadi dlm bentuk lain,” tulis Dino lagi.

Kilas Balik Upaya Ambil Alih Demokrat

Isu pengambilan alihan Partai Demokrat awalnya disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada 1 Februari 2021. Ia menuding sejumlah mantan kader dan kader Demokrat terlibat dalam upaya pengambilalihan tersebut yang bertujuan menjadikan Demokrat sebagai kendaraan politik di Pilpres 2024.

Tudingan AHY tersebut diperjelas lagi oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Ia menyebut Kepala Staf Presiden Moeldoko ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional.

Tudingan AHY terbukti dengan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara. KLB Deliserdang memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Di tengah kisruh kepengurusan, pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menolak mengesahkan kepengurusan hasil KLB Demokrat Deliserdang. Menko Polhukam Mahfud MD pun menyatakan kasus tersebut telah selesai.

Namun kubu Moeldoko mengajukan gugatan terhadap putusan Menkumham ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Namun gugatan itu ditolak. Kubu Moeldoko kembali menempuh jalur lain dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) tapi juga akhirnya ditolak.

Sebagai upaya terakhir, kubu Moeldoko mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke MA. Mahkamah Agung pada 10 Agustus 2023 memutuskan menolak PK tersebut.

source: SINDOnews.com

Dukung Pemkab Bojonegoro, Kampus Ungu ISTeK ICSADA Jalankan Program Kesehatan Mental Bagi Remaja

0
Dukung Pemkab Bojonegoro, Kampus Ungu ISTeK ICSADA Jalankan Program Kesehatan Mental Bagi Remaja

Bojonegoro, omahnews – Guna mendukung program Pemkab Bojonegoro, Kampus Ungu ISTeK ICsada Bojonegoro memiliki program Screening Kesehatan Mental bagi remaja, terutama remaja putri. Karena remaja putri ternyata lebih rentan gangguan psikologis salah satunya karena faktor hormonal.

Dokter Spesialis Psikiater RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Utami Sanjaya menjelaskan, pada semua remaja, rentan terkena gangguan psikologis karena ada hubungannya dengan faktor hormonal dan fase pencarian jati diri.

“Pada remaja putri ada fase mengalami pre-menstrual sindrome atau PMS yang terjadi berhubungan dengan siklus menstruasi sehingga mudah mengalami gangguan mood terkait faktor psikologis,” ujarnya Senin (16/12/2024).

Pencegahannya, lanjut dia, dengan mengajari remaja untuk problem solving dan meningkatkan kualitas hubungan dengan orang tua dan sekitar sebagai support sistem.

“Terkait screening sangat bagus supaya bisa dilakukan deteksi dini gangguan psikologis yang terjadi. Sehingga bisa dilakukan penanganan lebih awal,” katanya.

Pihaknya berharap, para remaja dapat mengenali karakter dan potensi diri, melakukan aktivitas positif, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan orangtua maupun dengan orang sekitar.

Terpisah, Ketua LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro Ns. Ikha Ardianti, S.Kep., M.Kep menjelaskan, pihaknya mempunyai program Screening Kesehatan yang bertujuan untuk membantu sekolah memahami kondisi kesehatan mental remaja, sekaligus memberikan solusi terhadap permasalahan yang ditemukan.

Program ini juga membuka kesempatan bagi sekolah untuk lebih terlibat dalam upaya preventif terhadap gangguan kesehatan mental. Kampus Ungu menyediakan akses survei berbasis digital yang memungkinkan sekolah memetakan kondisi psikologis secara efektif.

Dari data yang ada, remaja putri lebih rentan gangguan psikologis dibanding remaja putra. Oleh karena itu, sekolah dapat mengembangkan strategi pendampingan, seperti pelatihan keterampilan manajemen stres, konseling individual, hingga penguatan peran BK dalam membantu menghadapi tantangan emosional.

“Berdasarkan studi global, remaja putri memang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan psikologis dibandingkan laki-laki,” katanya.

Lebih lanjut, melalui program ini, Kampus Ungu tidak hanya berperan sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, tetapi juga mitra strategis sekolah dan komunitas dalam mempromosikan pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja.

Ke depan, Kampus Ungu berencana memperluas cakupan program ke lebih banyak sekolah dan daerah di sekitar Bojonegoro.

“Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental semakin meningkat, menciptakan generasi muda yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

 

source: bojonegorokab.go.id

Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Kader Posyandu, Maksimalkan 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal

Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Kader Posyandu, Maksimalkan 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal

Bojonegoro, omahnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar bimbingan teknis bagi kader 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu di Kabupaten Bojonegoro tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Angling Dharma, gedung Pemkab Bojonegoro, Senin (16/12/2024).

Dalam Sambutannya, Pj Ketua Tim Penggerak PKK, Dian Adiyanti Adriyanto yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Bojonegoro menyampaikan bahwa para ibu PKK sudah mengenal 6 SPM tersebut. Sehingga, adanya perubahan bukan menjadi persoalan.

“Sekarang 6 bidang tersebut dibuat dalam 1 pos, maka jika ada masalah bisa segera ditangani dan lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2024, dijelaskan bahwa kedudukan posyandu sejajar dengan PKK. Maka ketua TP PKK juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu. Karena ada tambahan 5 bidang, maka tantangan yang dihadapi juga agak lebih besar. “Namun saya yakin, kita bisa,” tandasnya.

Enam bidang bidang posyandu yang dimaksud adalah bidang pendidikan; kesehatan; pekerjaan umum; perumahan rakyat; ketentraman, ketertiban umum dan  perlindungan masyarakat; dan sosial.

Lebih lanjut, Ketua Tim Pembina Posyandu Bojonegoro  menjelaskan perencanaan kegiatan itu harus berjalan bersama dengan anggaran. Maka akan ada tambahan anggaran untuk kecamatan Rp 100 juta sekitar bulan Agustus atau September tahun 2025. Tujuannya agar program bisa berkelanjutan.

“Pembinaan ini tidak bisa hanya sekali, jadi harus dilakukan berkelanjutan agar pelayanan dan pelaksanaannya maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro, Machmuddin menuturkan bahwa tugas Posyandu telah mengalami transformasi atau perubahan. Dulu hanya melayani bidang kesehatan, kini melayani enam bidang.

“Dengan adanya transformasi posyandu menjadi lembaga kemasyarakatan yang melayani enam bidang SPM tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk menguatkan posyandu, seperti penyatuan persepsi dan peningkatan pemahaman masyarakat, pengembangan pelayanan, peningkatan kapasitas pengurus dan kader, dan penguatan sarana dan prasarana. Selain itu juga perlu penataan peningkatan kapasitas kelembagaan, pemantapan koordinasi kebijakan dan pembinaan serta penguatan pendanaan. “Salah satu upaya tindak lanjut tersebut melalui kegiatan Bimtek pada hari ini,” terangnya.

Kegiatan bimtek ini, bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas kader 6 bidang SPM Posyandu baik terkait kelembagaan posyandu dan memberikan pengetahuan. Selain itu juga meningkatkan keterampilan dan pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan posyandu yang efektif dan berkelanjutan serta melakukan penataan tugas dan fungsi posyandu sesuai dengan regulasi Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 13 tahun 2024.

Peserta bimtek ini sejumlah 196 orang yang terdiri dari Kasi Pemberdayaan Masyarakat 28 orang dan kader 6 bidang SPM posyandu 168 orang perwakilan kecamatan. Untuk narasumber kegiatan ini adalah Pj Ketua TP PKK selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro; Balai Besar Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri RI di Malang; dan Dinas PMD Kabupaten Bojonegoro.

 

source: bojonegorokab.go.id

Pj Bupati Bojonegoro Tekankan Pemuda Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Dorong Pembangunan Daerah

0
Pj Bupati Bojonegoro Tekankan Pemuda Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Dorong Pembangunan Daerah

Bojonegoro, omahnews – Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menekankan perlunya pola hidup sehat, terutama di kalangan pemuda untuk mendorong pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Pj Bupati saat acara Youth Entrepreneurship & Sport Motivation yang digelar di GOR Utama di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (15/12/2024) malam. Kegiatan ini digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora).

“Tidak ada pembangunan yang berhasil jika masyarakat tidak sehat, jadi kita semua harus sehat,” tegas Pj Bupati Adriyanto.

Lebih lanjut Pj Bupati juga berpesan kepada Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membina salah satu cabang olahraga yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga pemkab mempunyai kebersamaan untuk membangun semangat berolahraga.

“Mengembangkan olahraga akan memberikan dampak yang banyak tidak hanya kesehatan pada diri kita sendiri. Namun akan berdampak pada masyarakat lainnya. Bahkan dapat menjadi ajang promosi bagi Bojonegoro ke masyarakat luar bahwa Bojonegoro mempunyai potensi yang luar biasa,” pungkasnya.

Atjong Tio Purwanto atlet pelari Indonesia yang hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa tips untuk mencapai kesuksesan ada empat, yakni program yang bagus khususnya di bidang olahraga. Diantaranya perencanaan program yang matang oleh ahlinya, recovery atau pemulihan dengan tetap menjaga kesehatan kondisi tubuh, membangun relasi dengan siapapun, dan keempat menjaga hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa.

“Sebagai pelatih, saya juga memohon doa semua bapak/ibu agar bisa memunculkan atlet yang lebih hebat dari saya dan semoga muncul orang-orang hebat di Kabupaten Bojonegoro,” tuturnya.

Sementara itu, Danu Sofwan seorang enterpreneur sekaligus pengusaha membagikan ilmunya kepada masyarakat Bojonegoro. Hal penting untuk mencapai sukses adalah prinsip disiplin pada diri sendiri. Juga disiplin waktu, disiplin finansial dan disiplin spiritual.  Danu merupakan pengusaha yang banyak memiliki brand sukses, seperti radja cendol, es teh Indonesia dan masih banyak brand lainnya.

Tidak hanya itu, Danu Sofwan juga membagikan tips agar produk cepat laku atau terjual. Yaitu produk yang dimiliki harus luar biasa dan bukan hanya produk dengan pengemasan beda. Di mana ada pembeda dengan produk-produk lainnya. Kedua, harus ada keunikan yang bisa diceritakan dan ada nilai jual.

Source: bojonegorokab.go.id

 

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Gelar Bojonegoro Thengul Run 2024, Diikuti Ribuan Pelari

0
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Gelar Bojonegoro Thengul Run 2024, Diikuti Ribuan Pelari
Bojonegoro, omahnews – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Bojonegoro Thengul Run 2024. Kegiatan yang diikuti sekitar 2.000 peserta ini dipusatkan di GOR Utama Bojonegoro, Minggu (15/12/2024).

Acara dihadiri oleh Komandan Kodim 0813 Letkol Czi Arief Rochman Hakim, Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnandaka Tjatur Prasetijo, dan para Kepala OPD di lingkup Pemkab Bojonegoro. Juga hadir atlet pelari Atjong Tio Purwanto, serta aktris sekaligus pelari Gisella Anastasia.

Bojonegoro Thengul Run 2024 ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan tari thengul khas Bojonegoro. Ribuan pelari kemudian diberangkatkan langsung oleh Komandan Kodim 0813 Letkol Czi Arief Rochman Hakim pada pukul 07.30 WIB tepat.

“Semoga tahun depan kita adakan kegiatan ini dengan lebih meriah lagi dan hadiahnya lebih banyak lagi,“ ujar Komandan Kodim saat pemberangkatan.

Sementara itu, runner perempuan tercepat Francia Richelle Matital menceritakan bahwa dirinya berlatih selama 3 minggu bersama pelatih untuk persiapan mengikuti event Bojonegoro Thengul Run 2024 ini. Dan sudah pernah mengikuti event lari serupa sebanyak enam kali dan menang empat kali.

“Ini kali keempat saya menang dalam even running, dari total enam event yang saya ikuti,” beber gadis asal Cepu tersebut, usai kegiatan.

Untuk diketahui, total hadiah dari Bojonegoro Thengul Run 2024 ini Rp 30 juta. Hadiah diperuntukkan bagi 5 runner laki-laki tercepat dan 5 runner perempuan tercepat. Masing-masing juara 1 mendapat Rp 5 juta, juara 2 mendapat Rp 4 juta, juara 3 mendapat Rp 3 juta, juara 4 mendapat Rp 2 juta dan juara 5 mendapat Rp 1 juta.

 

source: bojonegorokab.go.id

FGD Forum Pembaruan Kebangsaan, Pj Sekda Bojonegoro: Jadikan Perbedaan untuk Sejahterakan Warga

0
FGD Forum Pembaruan Kebangsaan, Pj Sekda Bojonegoro: Jadikan Perbedaan untuk Sejahterakan Warga
Bojonegoro, omahnews – Pj Sekretaris Daerah Bojonegoro Djoko Lukito menegaskan pentingnya peran Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) dalam turut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan forum group discussion (FGD) sekaligus pengukuhan FPK tahun 2024. Kegiatan digelar di ruang Angling Dharma lt. 2 gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (12/12/2024).

Pj Sekretaris Daerah Bojonegoro Djoko Lukito menyampaikan bahwa pada saat pendirian negara Republik Indonesia, dilakukan tidak hanya satu suku, tidak hanya satu golongan dan daerah. Akan tetapi didirikan oleh banyak suku, ras dan agama yang bersatu hingga membentuk Indonesia.

“Maka dari perbedaan inilah yang harus kita jadikan kekuatan untuk menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut Djoko Lukito menjelaskan sebagai pengurus FPK Bojonegoro harus bisa menjalankan amanah dengan baik. Karena harus bisa mengomunikasikan dengan seluruh elemen yang ada. Bahwa perbedaan itu ada, tetapi perbedaan tidak boleh muncul kepada hal yang signifikan. “Maka perbedaaan yang ada mari kita satukan agar bisa menjadi sebuah kekuatan,” jelasnya.

Djoko Lukito juga berpesan, selaku pengurus FPK mempunyai tugas mempersatukan perbedaan itu. Karena perbedaan merupakan kekuatan yang harus dibangun bersama. Jika ada gesekan yang sekiranya akan menjadikan situasi tidak kondusif, maka peran FPK harus di depan membantu pemerintah dalam mengawasi permasalahan sosial. Terutama terkait dalam suku, ras, adat istiadat, dan agama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bojonegoro Mahmudi menambahkan bahwa kegiatan ini bertema “Merajut Kebhinekaan dari Bojonegoro untuk Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebinekaan, nilai kebersamaan dan solidaritas sosial serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, harmonis dan bersatu padu.

Mahmudi berharap FGD Forum Pembaruan Kebangsaan ini dapat menjadi wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan. “Agar fanatisme kesukuan tidak terjadi,” harapnya

Dalam kesempatan sama, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Bojonegoro Hanafi yang telah dilantik mengungkapkan terimakasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah memfasilitasi terlaksananya FGD FPK Bojonegoro. FPK akan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjaring aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan dan ikut menjaga rasa persatuan dan kebersamaan. Selain itu juga meminimalisir konflik yang mungkin timbul di dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Semoga sekecil apapun persoalan sosial dapat segera teridentifikasi dan terselesaikan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tandasnya.

 

source: bojonegorokab.go.id

 

DPMD Bojonegoro Gelar Sosialisasi Permendagri tentang Posyandu, Kini Tangani 6 Bidang Standar Layanan

0
DPMD Bojonegoro Gelar Sosialisasi Permendagri tentang Posyandu, Kini Tangani 6 Bidang Standar Layanan

Bojonegoro, omahnews – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro mengadakan sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Acara ini dilakukan di Ballroom Hotel Dewarna, Bojonegoro, Kamis (12/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Sekda Bojonegoro, Ketua TP PKK Bojonegoro, Kepala OPD, Camat, Tim Penggerak PKK, Kepala Desa perwakilan per kecamatan, sekretaris desa, ketua Tim Penggerak PKK Desa, dan uTim Penggerak Kabupaten.

Pj Ketua Tim Penggeran PKK Bojonegoro, Dian Adiyanti Adriyanto, dalam sambutannya mengatakan transformasi posyandu menjadi LKD, sehingga posyandu setara dengan PKK dan LKD lainnya. Secara peraturan UU disebutkan bahwa istri atau pasangan dari kepala daerah menjadi tim pembina posyandu di wilayah setempat.

Kedepannya posyandu ada 6 bidang standar pelayanan minimal SPM yang memang harus ditangani. Bidang ini memang berhubungan dekat dengan masalah kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, ini dibuat untuk membantu mempercepat pemerintahan desa agar lebih terarah dan lebih tapat sasaran. Dan alasan itulah ada acara hari ini.

“Ini menjadi PR kita besama-sama. Saya tahu ini tidak mudah tapi saya yakin semua pasti bisa karena selama satu tahun ini saya bekerja di sini mengenal ibu-ibu semua yang hebat, mempunyai kualitas dan punya pengalaman yang luar biasa. Saya yakin amanah yang baru ini kita bisa melaksanakannya dengan baik. Saya harap kedepannya posyandu dan PKK tetap terus bersama-sama berjalan untuk bersinergi membantu kelancaran kegiatan pemerintah,” ungkap Dian.

Pj Bupati Bojonegoro yang diwakilkan Pj Sekda Bojonegoro, Djoko Lukito, mengungkapkan Permendagri ini merupakan hal baru bagaimana keterpaduan posyandu antara 6 hal. Ini akan mengubah posyandu yang selama ini hanya berkaitan dengan kesehatan.

“Saya yakin pemerintah mempunyai tujuan besar yaitu agar minimal pelayanan dasar yang ada di masyarakat di daerah selalu ada dan bisa dievaluasi setiap tahunnya. Dengan adanya posyandu ini saya yakin pelayanan yang ada di masyarakat terkait dengan urusan wajib pemerintah kabupaten akan lebih meluas menjangkau desa sehingga apa yang menjadi hak masyarakat terpenuhi dengan baik,” kata Djoko.

Ia berharap dengan adanya posyandu ini sesuai dengan Permendagri bisa terorganisir dengan baik sehingga dalam memberikan layanan kepada masyarakat bisa lebih cepat.

“Jika kepala desanya perempuan maka suami kepala desa harus menjadi ketua tim posyandu karena ini amanat perundang-undangan yang harus dilaksanakan. Kalau dulu posyandu itu urusannya ibu-ibu padahal tidak seperti itu, sekarang ini posyandu menjadi urusan semuanya dengan 6 aspek yang harus terpenuhi. Sehingga kedepannya tidak ada tawar menawar ataupun alasan,” terangnya.

Sementra itu, Kepala Dinas PMD Bojonegoro, Machmuddin, dalam laporannya menuturkan bahwa latar belakang kegiatan ini, yaitu peran lembaga kemasyarakatan desa (LKD) sebagai wadah partisipasi masyarakat. Juga menyalurkan aspirasi masyarakat dalam berbagai aspek serta sebagai mitra pemerintahan desa.

LKD mempunyai fungsi untuk membantu pelaksanaan tugas pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pelaksanaan kemasyarakatan dan pelaksanaan pemberdayaan desa.

LKD ini dibentuk atas prakarsa pemerintah desa dan masyarakat yang mempunyai tugas memberdayakan masyarakat dan desa, ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanakan pembangunan serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa.

Jenis lembaga kemasyarakatan desa ini meliputi PKK, Posyandu, RT, RW, Karang Taruna, LPMD atau sebutan lain. Dengan terbitnya permendagri ini bahwa lembaga kemasyarakatan desa ini selain sebagai wadah partisipasi masyarakat juga memiliki tugas untuk membantu kepala desa.

“Tugas Posyandu yang telah mengalami transformasi saat ini yang sebelumnya hanya melayani di bidang kesehatan. Tetapi saat ini ada 6 bidang diantaranya bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pekerjaan umum, bidang perumahan rakyat, bidang ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, dan bidang sosial”, kata Machmuddin.

Lebih lanjut, adanya transformasi posyandu menjadi LKD ini dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan langkah strategis untuk menguatkan posyandu.

Tujuan sosialisasi ini yaitu penyamaan persepsi mengenai posyandu pasca ditetapkannya Permendagri ini. Penguatan pembinaan posyandu tiap level di pemerintahan mulai kabupaten, kecamatan, hingga desa. Peningkatan tugas dan fungsi posyandu yang tidak hanya di bidang kesehatan namun sekarang memberikan pelayanan 6 bidang standar pelayanan minimal (SPM).

“Kami mengharapkan dari tingkat kecamatan membentuk pembina posyandu sampai ke tingkat bawah. Hasil yang diharapakan agar terciptanya komitmen pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa untuk bersama-sama memaksimalkan posyandu ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di dalam penyediaan pelayanan 6 bidang SPM posyandu,” tambahnya.

Acara kemudian diisi dari pemateri Tri Yuwono selaku Kepala Bidang Kemasyarakatan Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, dan Raden Kunrat selaku Kasubdit Fasilitasi Lembaga Posyandu Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, PKK dan Posyandu, Ditjen Bina Pemdes Kemendagri RI.

 

source: bojonegorokab.go.id

 

Pengurus PBSI Bojonegoro Periode 2024-2028 Resmi Dikukuhkan di Pendopo Malowopati

0
Pengurus PBSI Bojonegoro Periode 2024-2028 Resmi Dikukuhkan di Pendopo Malowopati
Bojonegoro, omahnews – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) melantik pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bojonegoro periode 2024 – 2028. Pelantikan ini dilaksanakan di Pendopo Malowopati, Rabu (11/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus PBSI Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinpora Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, KONI Bojonegoro, Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Timur Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Dalam sambutannya, Ketua PBSI Bojonegoro Abdul Wahid, mengucapkan terimakasih atas support dari Pengprov PBSI Jatim dan Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro yang menjadikan pemicu semangat baru untuk terus bergerak berjuang dalam bulu tangkis di Bojonegoro. Pihaknya berharap bisa menjadi juara nasional maupun di kancah internasional.

“Semuanya untuk pengurus PBSI, kita satu kesatuan. Saya mohon arahannya juga dari para senior untuk bersama-sama agar bulu tangkis di Bojonegoro bisa maju dan menghasilkan banyak atlet tingkat nasional,” kata Abdul Wahid.

Sementara itu, Ketua Umum PBSI Jawa Timur Tonny Wahyudi yang diwakili oleh Syaiful Imaduddin selaku Ketua Bidang Organisasi PBSI Jawa Timur, mengatakan pada tahun 2025 akan diadakan Porprov yang dilaksanakan di Malang Raya.

“Kami berharap Kabupaten Bojonegoro terutama bulu tangkis untuk ikut berpartisipasi dalam Porprov tahun 2025,” ucap Syaiful.

Berdasarkan SK Pengprov PBSI Jatim, pengurus PBSI Bojonegoro masa bakti 2024-2028 diantaranya:

 

Pelindung : Bupati Bojonegoro

 

Dewan Pembina :

Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro,

Ketua Umum Pengprov PBSI Jatim, Kepaa Dinas Pemuda dan Olahraga Bojonegoro,

Ketua KONI Bojonegoro

 

Dewan Penasehat :

Abdul Karim,

H. Moch. Muslih,

Hidayat Rahman

 

Dewan Pengawas :

Imam Khanafi,

Tresno Susilo

 

Ketua : Abdul Wahid

Wakil Ketua I : Eko Supriyanto

Wakil Ketua II : M. Guntur

 

Sekretaris : Renditya Crisdian Saputra

Wakil Sekretaris : M. Baharudin Baharsyah

 

Bendahara : H. Sutrisno

Wakil Bendahara : Kuswo Kustarto

 

sumber: bojonegorokab.go.id

Kampanyekan Pola Hidup Sehat ke Masyarakat, Pemkab Gelar Jambore Kader Posyandu

0
Kampanyekan Pola Hidup Sehat ke Masyarakat, Pemkab Gelar Jambore Kader Posyandu

Bojonegoro, omahnews – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan menggelar Jambore Kader Posyandu, Rabu (11/12/2024) di Gedung Serbaguna. Kegiatan dengan tema ‘Kader Hebat, Posyandu Kuat dan Bojonegoro Sehat’ ini juga launching Gubuk Kopi Candu Bojonegoro.

Acara ini melibatkan seluruh kader posyandu secara bertahap dari 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan secara khusus kepada para kader posyandu bahwa perjuangan mereka tak mudah. Para kader bisa menjadi contoh masyarakat sekitar dalam memberikan pengetahuan pola hidup sehat.

Pj Bupati juga berterima kasih kepada para kader posyandu atas komitmen yang luar biasa. Mereka membantu program pemerintah dalam menjaga kesehatan, mendukung posyandu, dan tidak lupa ikut serta memantau kesehatan anak-anak.

“Kasus DBD mulai naik, jadi para kader ujung tombak. Kami meminta dukungan dalam memberikan binaan kepada tetangga dan masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari DBD,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati berpesan agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menjadikan masing-masing rumah tinggal sebagai contoh rumah sehat yang bebas dari genangan air.

Di 2025, lanjut dia, sebagai apresiasi dari Pemkab Bojonegoro, melalui Dinas Kesehatan akan menyiapkan Rp 100 ribu sebagai honor kader untuk penyemangat dan penunjang kegiatan kader posyandu yang luar biasa.

Semoga anak-anak Bojonegoro menjadi anak sehat, cerdas dan membawa Bojonegoro agar jauh lebih hebat dari sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bojonegoro Dian Adiyanti Adriyanto mengapresiasi para kader posyandu. Sebab tanpa mereka Bojonegoro tidak akan sampai hingga seperti saat ini. Kader posyandu ialah orang terpilih yang tidak hanya dipilih oleh masyarakat, tapi juga terpilih secara sukarela mengabdikan dan memberikan waktu luangnya untuk memberikan pelayanan terbaik.

Posyandu diharapkan menerapkan 6 bidang standar pelayanan minimal (SPM) yang ada di dalamnya. Yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan sosial.

“Bubuk Kopi Candu Bojonegoro, ini suatu aplikasi agar bisa belajar secara online untuk meningkatkan kapasitas sebagai kader posyandu. Jadi bisa belajar di mana saja. Diharapkan bisa terus semangat menimba ilmu dan menjadi kader yang kuat, smart, aktif, terampil dan ramah,” jelasnya.

Masih dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ani Pujiningrum mengatakan, pelatihan kader yang dikemas Jambore Kader Posyandu ini sebagai peningkatan kualitas dari semua kader posyandu. Sebab kader posyandu ialah kader terdepan dan penggerak di desa.

“Jumlah kader kesehatan se-Kabupaten Bojonegoro hingga kini sejumlah 9.653 orang. Sedangkan hari ini terundang 1.230 kader dan lebihnya akan diagendakan bertahap hingga 2025,” jelasnya.

Adapun launching Gubuk Kopi Candu sebagai media belajar berisi 25 keterampilan yang harus dimiliki kader posyandu kesehatan. Selain itu kegiatan ini untuk mengaktifkan posyandu sebagai siklus hidup manusia dalam pelayanan desa. Serta untuk meningkatkan kemampuan dan memberikan apresiasi serta penghargaan kepada kader posyandu berprestasi.

Selanjutnya, dalam jambore ini juga dilakukan pemberian penghargaan kepada Kader Berprestasi Waginem asal Desa Klampok, Kecamatan Kapas. Dilanjutkan penyerahan makanan tambahan (PMT) kepada ibu balita dan ibu hamil.

 

Sumber: bojonegorokab.go.id